Jakarta - Sebanyak 5-7 perusahaan akan segera menerbitkan obligasi dengna nilai antara Rp 10-15 triliun pada tahun 2010 ini. Mereka terpantau telah masuk dalam daftar pemeringkatan yang dilakukan PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).
Selain itu, terdapat pula lima Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang juga siap keluarkan obligasi, dengan nilai masing-masing Rp 500 miliar hingga Rp 1 triliun.
Demikian disampaikan Direktur Pefindo Salyadi Saputra saat ditemui di hotel Nikko Jalan MH Thamrin Jakarta Kamis (11/2/2010) malam.
"Ada sekitar 5-7 emiten yang siap keluarkan obligasi dan telah masuk ke kita. Total nilai sekitar Rp 10-15 triliun," katanya.
Saputra menjelaskan, emiten yang kemungkinan besar siap menerbitkan obligasi adalah PT Bank Tabungan Negara Tbk. (BBTN), dengan nilai Rp 1,5 triliun. Ada pula PT Bank Permata Tbk, dengan bentuk obligasi Subdebt dengan nilai Rp 600-700 miliar.
"BTN mungkin akan terbit pada kuartal II. Permata juga akan terbit, Rp 600-700 miliar, tapi subdebt," ucap Saputra.
Ditambahkanya, Perum Pegadaian (Persero) juga yang akan terbitkan Medium Term Note (MTN) dengan jumlah emisi kurang dari Rp 1 triliun.
"Jika dari finance company, nilai total sekitar Rp 2 triliun. Detailnya belum bisa sampaikan," tegasnya.
Perusahaan Listrik Negara (PLN) juga siap kembali terbitkan obligasi tahun 2010. "PLN mungkin ada, sekitar Rp 1,5-2 triliun. Akan terlaksana pada semester I ini," papar Direktor Pefindo Yose Rizal usai malam anugerah Pefindo Award.
Perusahaan lain yang telah dirating Pefindo, terdapat PT Indosat Tbk (ISAT), dengan rencana penerbitan obligasi dolar AS sekitar US$ 750 juta. Untuk obligasi Pertamina (Persero) sendiri, belum ada angka pasti atas nilai emisinya. Namun kemungkinan besar akan bermata uang dolar AS.
Dilain pihak juga telah siap lima BPD yang mengantri untuk menerbitkan obligasi tahun ini. Mereka berasal dari Jawa, Sumatera dan ada lagi asal Nusa Tenggara. Bank DKI dipastikan akan luncurkan obligasi mereka sebesar Rp 700 miliar. Untuk BPD Nusa Tenggara Barat (NTB), obligasi diperkirakan Rp 300-500 miliar.
"Rata-rata yang lain nilainya sekitar minimal Rp 500 miliar, maksimal Rp 1 triliun. Dana dari lima BPD minimal akan terhimpun Rp 2,5 triliun," imbuh Saputra.
sumber detik.com
ANM World Wide
Earth
Jumat, 12 Februari 2010
Nikkei-225 Tembus 10.000, IHSG Siap Melaju
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin berhasil menguat dan menembus lagi level 2.500. Menguatnya bursa-bursa regional membawa semangat baru di lantai bursa.
Pada perdagangan Kamis (11/2/2010), IHSG ditutup naik 24,313 poin (0,97%) ke level 2.507,751. Indeks LQ 45 naik 6,258 poin (1,29%) ke level 487,652.
Sentimen positif kembali datang dari menguatnya bursa-bursa utama dunia, setelah Yunani mendapatkan kepastian untuk penanganan utangnya dari Uni Eropa. Hal itu mengakhiri kekhawatiran terjadinya krisis di Uni Eropa. IHSG pada perdagangan Jumat (12/2/2010) diprediksi akan melanjutkan penguatannya.
Pada perdagangan Kamis (11/2/2010), indeks Dow Jones ditutup menguat 105,81 poin (1,05%) ke level 10.144,19. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 10,35 poin (0,97%) ke level 1.078,47 dan Nasdaq menguat 29,54 poin (1,38%) ke level 2.177,41.
Bursa Jepang juga langsung dibuka menguat setelah kemarin libur, dengan indeks Nikkei-225 kembali menembus level 10.000. Pada perdagangan Jumat (12/2/2010), indeks Nikkei-225 dibuka langsung menguat 101,50 poin (1,02%) ke level 10.065,49.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
eTrading Securities:
IHSG sehingga berhasil ditutup naik 0.97%di level 2,507.751 pada perdagangan hari Kamis (11/02/2010). Sentimen negatif dari bursa US terlihat tidak memberikan dampak yang signifikan pada IHSG. Investor dapat mencermati saham-saham TLKM, BBRI, PGAS dan AALI untuk perdagangan hari ini dengan ruang pergerakan untuk indeks pada kisaran 2,467 - 2,555.
Panin Sekuritas:
Reboundnya saham perbankan serta pertambangan didukung oleh rally bursa Asia dan Eropa berhasil mengangkat IHSG ditutup menembus level 2.500. Rencana Uni Eropa mengadakan pertemuan diharapkan akan menyelamatkan Yunani dari krisis hutang. Disisi lain, pergerakan indeks sangat terlihat dipengaruhi oleh sentimen politik yang semakin memanas. Ditengah reboundnya saham unggulan, terlihat saham Grup Bakrie masih tertahan pergerakannya.
Hari ini kami perkirakan indeks masih akan bergerak volatile. Kisaran support-resistance hari ini pada 2.488-2.527.Saham pilihan : BMRI, BBRI, ITMG, ADRO.
by detik finance
Pada perdagangan Kamis (11/2/2010), IHSG ditutup naik 24,313 poin (0,97%) ke level 2.507,751. Indeks LQ 45 naik 6,258 poin (1,29%) ke level 487,652.
Sentimen positif kembali datang dari menguatnya bursa-bursa utama dunia, setelah Yunani mendapatkan kepastian untuk penanganan utangnya dari Uni Eropa. Hal itu mengakhiri kekhawatiran terjadinya krisis di Uni Eropa. IHSG pada perdagangan Jumat (12/2/2010) diprediksi akan melanjutkan penguatannya.
Pada perdagangan Kamis (11/2/2010), indeks Dow Jones ditutup menguat 105,81 poin (1,05%) ke level 10.144,19. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 10,35 poin (0,97%) ke level 1.078,47 dan Nasdaq menguat 29,54 poin (1,38%) ke level 2.177,41.
Bursa Jepang juga langsung dibuka menguat setelah kemarin libur, dengan indeks Nikkei-225 kembali menembus level 10.000. Pada perdagangan Jumat (12/2/2010), indeks Nikkei-225 dibuka langsung menguat 101,50 poin (1,02%) ke level 10.065,49.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
eTrading Securities:
IHSG sehingga berhasil ditutup naik 0.97%di level 2,507.751 pada perdagangan hari Kamis (11/02/2010). Sentimen negatif dari bursa US terlihat tidak memberikan dampak yang signifikan pada IHSG. Investor dapat mencermati saham-saham TLKM, BBRI, PGAS dan AALI untuk perdagangan hari ini dengan ruang pergerakan untuk indeks pada kisaran 2,467 - 2,555.
Panin Sekuritas:
Reboundnya saham perbankan serta pertambangan didukung oleh rally bursa Asia dan Eropa berhasil mengangkat IHSG ditutup menembus level 2.500. Rencana Uni Eropa mengadakan pertemuan diharapkan akan menyelamatkan Yunani dari krisis hutang. Disisi lain, pergerakan indeks sangat terlihat dipengaruhi oleh sentimen politik yang semakin memanas. Ditengah reboundnya saham unggulan, terlihat saham Grup Bakrie masih tertahan pergerakannya.
Hari ini kami perkirakan indeks masih akan bergerak volatile. Kisaran support-resistance hari ini pada 2.488-2.527.Saham pilihan : BMRI, BBRI, ITMG, ADRO.
by detik finance
Langganan:
Postingan (Atom)