Pada perdagangan Rabu (28/10/2009) pukul 09.50 waktu JATS, IHSG turun hingga 12,341 poin (0,51%) ke level 2.412,860. Indeks LQ 45 juga melemah 2,730 poin (0,57%) ke level 473,303.
Saham BUMI tercatat melemah Rp 100 menjadi Rp 2.450, dengan transaksi terbesar mencapai Rp 234,8 miliar. Saham BUMI terus melemah karena kekhawatiran seputar nasib repurchase agreement (repo) PT Bakrie & Brothers Tbk.
Saham-saham grup Bakrie lainnya yang melemah adalah Bakrieland Development (ELTY) turun Rp 10 menjadi Rp 290, Bakrie & Brothers (BNBR) turun Rp 3 menjadi Rp 100, Energi Mega Persada (ENGR) turun Rp 10 menjadi Rp 275, Darma Henwa (DEWA) turun Rp 6 menadi Rp 170, Bakrie Sumatera Plantations (UNSP) turun Rp 10 menjadi Rp 760.
Bursa-bursa regional juga mayoritas bergerak melemah.
- Indeks Hang Seng dibuka melemah 36,77 poin (0,17%) ke level 22.132,82.
- Indeks Komposit Shanghai naik tipis 5,96 poin (0,20%) ke level 3.027,42.
- Indeks Nikkei-225 menutup sesi I dengan pelemahan 67,91 poin (0,66%) ke level 10.144,55.
"IHSG sepertinya masih berpeluang untuk melemah pagi ini karena VIX masih naik, dan kali ini diikuti oleh CDS. NKY fut yang lemah serta regional yang belum positif akan memicu profit taking, dan prediksi kami technical rebound akan terjadi ketika menyentuh 2400. Investor akan memperhatikan data 3Q GDP US yang akan keluar Kamis ini dan sangat critical," urai Mastono Ali, Retail Research Analyst PT CIMB Securities Indonesia.
Sumber : detik finance
Tidak ada komentar:
Posting Komentar