ANM World Wide

ANM World Wide
Earth

Rabu, 25 November 2009

Revisi PDB Tekan Wall Street

Saham-saham di bursa Wall Street akhirnya kembali melemah setelah pemerintah merevisi data pertumbuhan PDB pada kuartal III-2009. Perdagangan berjalan dengan volume yang tipis dalam sesi yang bergejolak.

Mengawali perdagangan, saham-saham langsung rontok setelah pemerintah merevisi angka pertumbuhan PDB AS selama triwulan III-2009 menjadi hanya 2,8% atau turun dari perhitungan awal sebesar 3,5%.

Namun saham-saham bergerak membaik setelah Bank Sentral AS menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi AS pada 2010 pada kisaran 2,5% hingga 3,5%, sekaligus menyatakan masalah pengangguran kemungkinan hampir mencapai puncaknya.

"Anda mendapatkan dua data yang berlawanan, yakni revisi angka pertumbuhan PDB melawan kenaikan estimasi pertumbuhan ekonomi oleh The Fed. Namun apa yang terjadi di pasar ini cukup moderat menjelang libur panjang dan saya tidak akan membaca terlalu banyak," ujar Jim Awad, direktur pelaksana Zephyr Management seperti dikutip dari Reuters, Rabu (25/22/2009).

Pada perdagangan Kamis (24/11/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) melemah 17,24 poin (0,16%) ke level 10.433,71. Indeks Standard & Poor's melemah tipis 0,59 poin (0,05%) ke level 1.105,65 dan Nasdaq melemah 6,83 poin (0,31%) ke level 2.169,18.

Saham-saham sektor finansial bergerak melemah sepanjang sesi. Saham JPMorgan Chase & Co melemah 1,9% dan menjadi salah satu pelemah Dow Jones. Indeks KBW bank melemah 0,7$.

Volume perdagangan sangat tipis, dengan transaksi di New York Stock Exchange hanya sebanyak 952 juta lembar saham, di bawah rata-rata tahun lalu yang mencapai 1,49 miliar. Di Nasdaq, transaksi juga hanya 1,87 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu sebanyak 2,28 miliar.

sumber detik finance

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengikut