Jakarta - Nilai tukar rupiah bergerak datar dan diprediksi akan mengalami sesi perdagangan yang sunyi. Investor tidak terlalu terpengaruh oleh data pertumbuhan ekonomi RI yang mencapai 4,2% selama triwulan III-2009.
Pada perdagangan Rabu (11/11/2009), rupiah bergerak stabil di level 9.430 per dolar AS. Menurut dealer, permintaan dolar dari korporasi menghadapi kebutuhan akhir tahun menghambat tren pelemahan dolar AS.
Di pasar global, dolar AS juga mengalami stagnasi atas euro namun melemah atas yen. Euro diperdagangkan di level 1,4985 dolar, dibandingkan sebelumnya di 1,4994 dolar. Sementara dolar AS melemah di 89,82 yen, dibandingkan sebelumnya di 89,95 yen.
Mike McGrath, analis dari PNC Bank mengatakan, dolar kini sedang mengikuti tren terbrunya yakni melemah untuk merespons kuatnya pasar saham.
"Dolar AS diperdagangkan sedikit menguat untuk merespons pembalikan yang terjadi di pasar saham," ujarnya seperti dikutip dari AFP.
Sedangkan poundsterling mendapatkan tekanan setelah lembaga pemeringkat Fitch Ratings memperingatkan bahwa Inggris akan menghadapi penurunan peringkat kreditnya yang kini di level tinggi AAA.
Sumber detik finance
Tidak ada komentar:
Posting Komentar