Jakarta - Nilai tukar rupiah kembali dibuka melemah di tengah stabilnya dolar AS di pasar global. Rupiah diprediksi mendekati lagi level 9.300 per dolar AS.
Pada perdagangan Rabu (20/1/2010), rupiah dibuka melemah lagi ke level 9.250 per dolar AS, dibandingkan penutupan kemarin di level 9.237 per dolar AS.
Bank Indonesia (BI) diduga sudah masuk ke pasar untuk menahan pelemahan rupiah yang terlalu cepat.
Di pasar global, dolar AS menguat ke titik tertingginya atas euro. Euro merosot ke 1,4291 dolar, dibandingkan sebelumnya di 1,4382 dolar. Euro sempat merosot hingga 1,4252 dolar. Dolar AS juga menguat atas yen ke 91,12 yen, dari sebelumnya di 90,72 yen.
"Dolar mendapatkan keuntungan dari ketidakberuntungan mata uang lainnya, terutama atas euro yang menemukan jalannya sendiri hingga di bawah tekanan," ujar Vassili Serebriakov, analis dari Wells Fargo, seperti dikutip dari AFP.
sumber detik finance
Tidak ada komentar:
Posting Komentar