ANM World Wide

ANM World Wide
Earth

Rabu, 04 November 2009

Rupiah Berjaga-jaga

Jakarta - Nilai tukar rupiah bergerak stabil menjelang Rapat Dewan Gubernur BI dan juga pertemuan Bank Sentral AS (Federal Reserve).

Pada perdagangan Rabu (4/11/2009), rupiah dibuka melemah tipis 9.605 per dolar AS, dibandingkan penutupan kemarin di level 9.600 per dolar AS.

Analis meyakini BI Rate akan tetap bertahan di level 6,5% dengan kebijakan moneter diprediksi tidak ada yang baru. BI tampaknya tidak tergoda untuk mengubah tingkat suku bunga meski sebagian bank sentral mulai bergerak menaikkan suku bunga, seperti Bank Sentral Australia.

Di pasar global, dolar AS bergerak menguat atas mayoritas mata uang dunia. Kondisi pasar finansial yang masih rentan kembali memicu investor untuk berburu dolar AS.

Euro tercatat melemah ke 1,4728 dolar, dibandingkan sebelumnya di 1,4772 dolar. Sementara dolar AS stabil di 90,31 yen, dibandingkan sebelumnya di 90,33 yen.

sumber detik finance

IHSG Menunggu Katalis Positif

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin bergerak melemah berbarengan dengan bursa-bursa regional. IHSG yang sempat dibuka menguat akhirnya terpuruk jauh.

Pada perdagangan Selasa (3/11/2009), IHSG ditutup melemah 37,536 poin (1,58%) ke level 2.334,106. Indeks LQ 45 melemah 8,559 poin (1,84%) ke level 457,160.

Investor masih terus berhati-hati di tengah kondisi pasar finansial yang juga sedang wait and see menunggu komentar dari Bank Sentral AS. IHSG pada perdagangan Rabu (4/11/2009) diprediksi akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah.

Hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada hari ini diprediksi tidak akan terlalu banyak menggerakkan pasar. BI diyakini tidak akan mengubah BI Rate di kisaran 6,5%, dengan bahasa moneter yang tidak akan jauh berbeda dari pertemuan sebelumnya.

Bursa-bursa utama dunia kini juga masih bergerak hati-hati menunggu hasil pertemuan Bank Sentral AS. Pada perdagangan Selasa (3/11/2009), indeks Dow Jones ditutup turun 17,53 poin (0,18%) ke level 9.771,91. Indeks S&P 500 naik tipis 2,53 poin (0,24%) ke levle 1.045,41 dan Nasdaq naik 8,12 poin (0,40%) ke level 2.057,32.

Bursa Tokyo membuka perdagangan hari ini dengan melemah setelah kemarin libur. Indeks Nikkei-225 dibuka melemah tipis 17,67 poin (1,18%) ke level 9,785,28.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

Panin Sekuritas:

Indeks kembali bergerak melemah -1,58% ditutup pada pada 2.334,106 meski pada sesi 1 perdagangan sempat bergerak menguat. Anjloknya bursa regional menjadi pendorong turunnya indeks kemarin. Kami melihat dalam 4 hari perdagangan terakhir, pergerakan indeks cenderung volatile (liar) dengan kisaran batas bawah dan atas yang sangat jauh signifikan. Ditengah kondisi seperti ini (no-trend), investor disarankan melakukan trading jangka pendek pada saham-saham yang memiliki kinerja bagus (bluechip). Disisi lain, kami memperkirakan tekanan pada saham pertambangan masih akan berlanjut pada hari ini. Indeks hari ini diproyeksikan akan bergerak pada kisaran support-resistance 2.290-2.348.

Optima Sekuritas:

IHSG melemah 37 poin setara 1.6% ke level 2.334 dipicu oleh bursa regional dan saham ASII, BBRI, UNVR dan BUMI yang menyumbang 35% penurunan indeks. Nilai transaksi relatif tipis mencerminkan pelaku pasar wait & see. Investor masih menunggu katalis positif seperti Rapat Dewan Gubernur BI & The Fed Meeting yang di jadwalkan hari ini. Selanjutnya IHSG diperkirakan bergerak di level 2.300-2.360.

sumber detik finance

Pengikut