ANM World Wide

ANM World Wide
Earth

Senin, 24 November 2008

Tiga Mobil Uang Pasok Dana Kas ke Bank Century

Jakarta - Tiga mobil uang pasok kebutuhan tunai di Bank Century Pusat, Senayan, Jakarta. Di tengah kekuatiran para nasabah tentang kemampuan Bank Century, pasokan uang tunai dipastikan aman.

Seorang pegawai bank tersebut mengatakan pasokan uang tersebut merupakan standar pengiriman uang ke bank yang mendapat bantuan likuiditas dari pemerintah. Karena pada Jumat pekan lalu (21/11/2008) operasional bank tutup maka baru hari ini pasokan uang kembali diantar sebanyak itu.

"Itu untuk antisipasi kalau ada kebutuhan tunai dari nasabah, tapi jumlah itu kayaknya terlalu banyak, 12 peti, pasti tidak habis kok, dari tadi yang narik uang sedikit," tuturnya Senin (24/11/2008).

Pegawai tersebut mengatakan saat ini nasabah tenang dan tidak perlu panik karena Bank Century sudah diambilalih pemerintah. "Coba lihat tuh, banyaknya pasokan likuiditas tunai dari BI dan pemerintah," ujarnya.

"Kemungkinan dengan adanya pasokan uang ini, bisa jadi batasan penarikan tunai Rp 50 juta sudah tidak ada lagi, tapi kita lihat nanti, soalnya belum ada perintah dari atasan," katanya.

Selain itu, terlihat pasokan uang tunai rupiah juga berdatangan ke kantor tersebut melalui 3 mobil pengantar uang. Ini tampaknya dilakukan untuk mengantisipasi adanya penarikan tunai yang cukup besar dari para nasabah.

 

Sumber : www.detik.com


Citigroup Dapat Bailout US$ 20 Miliar

Washington - Pemerintah AS setuju untuk memberikan bailout hingga US$ 20 miliar kepada Citigroup. Bank terbesar kedua AS itu kini sedang berjuang melawan ganasnya krisis yang menyebabkan harga sahamnya terus merosot.

Persetujuan bailout itu disampaikan Departemen Keuangan AS setelah serangkaian pembicaraan, dan merupakan bagian dari paket bailout US$ 700 miliar Troubled Asset Relief Program (TARP) yang telah disepakati sebelumnya. Pengumuman dilakukan setelah Departemen Keuangan, Bank Sentral AS dan Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC) sepakat untuk menyelamatkan Citigroup.

Dalam pernyataan bersamanya, ketiga lembaga pemerintah AS itu akan memberikan perlindungan bagi Citigroup untuk melawan kemungkinan kerugian besar yang tidak biasa pada kumpulan aset utang yang bernilai sekitar US$ 306 miliar, serta surat berharga yang berbasis hunian dan real estate komersial serta aset lain. Aset-aset itu masih akan masuk dalam neraca Citigroup.

Di bawah kesepakatan itu, Citigroup sepakat untuk mengaplikasikan pembatasan gaji para eksekutifnya dan program modifikasi FDIC untuk mortgage.

"Dengan transaksi ini, pemerintah AS akan mengambil seluruh langkah yang diperlukan untuk memperkuat sistem finansial dan melindungi para pembayar pajak serta perekonomian AS," demikian pernyataan bersama ketiga lembaga itu seperti dikutip dari AFP, Senin (24/11/2008).

"Kami akan terus menggunakan seluruh sumber kami untuk memperkuat institusi perbankan kami dan meningkatkan proses perbaikan dan pemulihan serta untuk mengelola risiko," imbuh pernyataan tersebut.

Citigroup kini memang sedang dalam krisis setelah sahamnya terus merosot. Citigroup sejak pekan lalu sudah dikabarkan sedang meminta pertolongan pemerintah AS. Pada perdagangan Jumat (21/11/2008) lalu, saham Citigroup merosot hingga 20% menjadi hanya 3,77 dolar. Sepanjang pekan lalu, saham Citigroup merosot hingga 60% dan mencapai titik terendahnya sejak Desember 1992.

Seperti dikutip dari Reuters, nilai pasar Citigroup pada penutupan perdagangan Jumat lalu hanya US$ 20,5 miliar. Nilai pasar Citigroup mencapai titik tertingginya hingga US$ 270 miliar pada akhir 2006.

Kabar Pangeran Alwaleed bin Talal yang akan meningkatkan kepemilikan sahamnya di Citigroup menjadi 5% tak mampu mengangkat saham bank yang menggurita itu.

 

Sumber: www.detik.com


Pengikut