ANM World Wide

ANM World Wide
Earth

Kamis, 08 Juli 2010

Koreksi Tajam Saham Telkom Pangkas Laju IHSG

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup hanya naik 14 poin pada perdagangan sesi I hari ini. Pelemahan saham Telkom dan sejumlah saham perkebunan serta konsumsi memicu pengikisan laju kenaikan IHSG.

Mengawali perdagangan IHSG dibuka naik tipis ke level 2.902,634 dan kemudian sempat menguat ke level 2.936,259, naik 34 poin dari penutupan kemarin di level 2.902,044.

Penguatan sebagian besar saham-saham unggulan sempat mengangkat IHSG cukup tinggi di awal perdagangan. Penopang utamanya saham-saham sektor komoditas dan perbankan.

Sayangnya, pembalikan arah harga sejumlah saham di sektor perkebunan sawit dan konsumsi, serta pelemahan saham sektor infrastruktur lebih dalam dipicu oleh koreksi saham Telkom (TLKM) mengikis laju IHSG cukup besar. Penguatan saham sektor pertambangan juga ikutan terkikis setelah sempat melambung tinggi di awal perdagangan.

Untungnya penguatan saham-saham sektor perbankan masih cukup kuat diiringi dengan penguatan saham sektor pertambangan dan tentunya penguatan saham Astra International (ASII). IHSG pun berhasil bertahan di zona positif, meskipun tidak sebesar indeks-indeks saham Asia lainnya yang rata-rata menguat lebih dari 1%.

Penguatan tajam bursa Wall Street tadi malam lebih dari 2% berhasil membuat indeks Nikkei 225 menguat tinggi pagi ini yang kemudian diikuti dengan penguatan indeks Hang Seng. Hampir seluruh bursa-bursa di Asia mengalami kenaikan di atas 1%, kecuali bursa Shanghai yang kembali jatuh ke teritori negatif dan IHSG yang mulai mengendur.

Pada perdagangan Kamis (8/7/2010) sesi I, IHSG ditutup naik 14,875 poin (0,51%) ke level 2.916,919. Indeks LQ 45 juga naik 1,9 poin (0,33%) ke level 565,694.

Investor asing juga mencatat pembelian bersih sebesar Rp 73 miliar.

Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 58.036 kali pada volume 2,803 miliar lembar saham senilai Rp 2,126 triliun. Sebanyak 114 saham naik, 62 saham turun dan 65 saham stagnan.

Bursa-bursa regional Asia sebagian besar menguat cukup tinggi:

* Indeks Shanghai turun tipis 7,42 poin (0,31%) ke level 2.413,70.
* Indeks Hang Seng menguat 291,29 poin (1,47%) ke level 20.148,36.
* Indeks Nikkei 225 naik tajam 237,91 poin (2,56%) ke level 9.517,56.
* Indeks Strait Times menguat 34,77 poin (1,22%) ke level 2.895,80.



Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Astra International (ASII) naik Rp 1.400 ke Rp 47.650, United Tractors (UNTR) naik Rp 400 ke Rp 18.800, Bank Jabar Banten (BJBR) naik Rp 300 ke Rp 900, BRI (BBRI) naik Rp 100 ke Rp 9.250.

Saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Astra Agro (AALI) turun Rp 300 ke Rp 18.750, Telkom (TLKM) turun Rp 250 ke Rp 7.650, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 150 ke Rp 34.850, Adira (ADMF) turun Rp 100 ke Rp 9.500, Lonsum (LSIP) turun Rp 50 ke Rp 8.000.

by detik finance

Rabu, 05 Mei 2010

IHSG Dibayangi Anjloknya Wall Street

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin akhirnya ditutup melemah meski sempat menciptakan rekor tertingginya di sesi I. Profit taking atas saham-saham berkapitalisasi besar akhirnya memaksa IHSG mendarat di teritori negatif.

Pada perdagangan Selasa (4/5/2010), IHSG akhirnya ditutup melemah 1,880 poin (0,06%) ke level 2.959,015. Indeks LQ 45 juga melemah tipis 0,317 poin (0,06%) ke level 572,215.

Namun kini IHSG kembali digerayangi sentimen negatif. IHSG diprediksi akan semakin menjauh dari titik tertingginya menyusul anjloknya bursa Wall Street. Kekhawatiran masalah krisis utang Yunani telah mendesak bursa Wall Street ke sisi negatif.

Hal itu akan memicu investor untuk melepas porfotolionya. Momentum ini juga akan dimanfaatkan investor untuk mengambil untung setelah kenaikan IHSG yang tajam sebelumnya. IHSG pada perdagangan Rabu (5/5/2010) diprediksi akan mengalami koreksi cukup besar.

Bursa Wall Street kemarin merosot tajam dengan indeks Dow Jones ambles 200 poin lebih. Investor kembali mengkhawatirkan masalah krisis utang Yunani akan menular ke negara-negara Eropa lainnya.

Pada perdagangan Selasa (4/5/2010), indeks Dow Jones merosot 225,06 poin (2,02%) ke level 10.926,77. Indeks Standard & Poor's 500 juga merosot 28,66 poin (2,38%) ke level 1.173,60 dan Nasdaq merosot 74,49 poin (2,98%) ke level 2.424,25.

Sejumlah bursa regional pada hari ini masih libur perdagangan seperti bursa Jepang dan Seoul, memperingati libur nasional.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

eTrading Securities:

Pada perdagangan hari selasa IHSG ditutup melemah 1.8 point (-0.06%) tapi IHSG sempat menyentuh 2996 yang merupakan leve resistance IHSG, setelah menyentuh aksi profit taking datang sehingga menyeret IHSG hingga melemah 1.8 point, pada hari selasa IHSG membentuk doji pada puncak sehingga harus dikonfirmasi dalam perdagangan hari ini, asing sendiri pada hari ini masih melakukan pembelian, tercatat asing melakukan net buy sebesar 204 milliar. Kisaran IHSG pada hari ini dalam kisaran 2903 – 3000.

Panin Sekuritas:

Setelah melesat mendekati level 3.000, akhirnya IHSG justru ditutup melemah tipis menyusul aksi jual terhadap saham bluechip. Gain yang terjadi pada sesi 1 perdagangan terhapus oleh sentimen negatif dari melemahnya pembukaan bursa Eropa serta harga komoditas. Kami memproyeksikan untuk jangka pendek perdagangan masih cenderung volatile. Hari ini IHSG diperkirakan akan bergerak pada kisaran support-resistance 2.920-2.982.

by detik finance

Pengikut