ANM World Wide

ANM World Wide
Earth

Rabu, 28 Oktober 2009

IHSG Belum Banyak Dorongan

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin merosot tajam mengikuti pelemahan bursa-bursa regional. Saham-saham unggulan berjatuhan di tengah hadirnya emiten baru, PT BW Plantation Tbk (BWPT).

Pada perdagangan Selasa (27/10/2009), IHSG ditutup merosot hingga 42,513 poin (1,72%) ke level 2.425,201. Indeks LQ 45 juga naik 8,950 poin (1,85%) ke level 476,033. Saham-saham unggulan hampir semuanya berjatuhan.

Pelemahan saham-saham unggulan tersebut kini membuka peluang investor untuk melakukan pembelian selektif. Saham-saham unggulan yang sudah murah bisa dikoleksi lagi.

Sayangnya, sentimen negatif datang dari bursa Wall Street yang masih saja lemah lesu. Pada perdagangan Selasa (27/10/2009), indeks Dow Jones industrial average (DIA) ditutup naik tipis 14,21 poin (0,14%) ke level 9.882,17. Nasdaq melemah 25,76 poin (1,20%) ke level 2.116,09 dan Standard & Poor's 500 melemah 3,54 poin (0,33%) ke level 1.062,41.

Bursa Tokyo juga memulai perdagangan Rabu (28/10/2009) dengan pelemahan. Indeks Nikkei-225 dibuka melemah 36,49 poin (0,36%) ke level 10.175,97.

IHSG pada hari ini diprediksi akan bergerak variatif dengan kecenderungan menguat tipis. IHSG diprediksi masih akan melintas-lintas ke teritori negatif dengan volume perdagangan yang tipis.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

Panin Sekuritas:


IHSG kemarin turun cukup dalam -1,72% pada level 2.425,201 ditandai oleh aksi jual terhadap saham-saham unggulan oleh investor asing. Keluarnya asing dari bursa sebenarnya sudah terlihat dari perdagangan sepanjang pekan lalu. Minimnya sentimen positif serta kenaikan yang sangat signifikan dalam 6 bulan terakhir membuat investor asing memilih untuk merealisasikan keuntungannya. Sementara hari ini kami melihat indeks berpeluang untuk menguji level psikologis 2.400. Untuk level resistance berada di 2.441. Belum ada sinyal yang mengindikasikan indeks akan mengalami bullish reversal.

sumber detik finance

Wall Street Masih Saja Lesu

Saham-saham di Wall Street masih bergerak lesu dalam perdagangan yang bergejolak setelah keluarnya laporan indeks kepercayaan investor, yang melemah melebihi ekspektasi analis.

Pada perdagangan Selasa (27/10/2009), indeks Dow Jones industrial average (DIA) ditutup naik tipis 14,21 poin (0,14%) ke level 9.882,17. Nasdaq melemah 25,76 poin (1,20%) ke level 2.116,09 dan Standard & Poor's 500 melemah 3,54 poin (0,33%) ke level 1.062,41.

Nasdaq melemah cukup besar karena telah terjadi kenaikan harga saham-saham yang sudah lumayan sebelumnya. Sentimen negatif ditambah dari outlook yang mengecewakan dari Baidu Inc. Saham Baidu tercatat merosot hingga 11,4%.

"Orang ingin mengambil untung. Angka indeks Kepercayaan konsumen tidak bagus," uar Stephen Carl, analis dari Williams Capital LP seperti dikutip dari Reuters, Rabu (28/10/2009).

"Kita telah melihat Dow Jones melewati level 10.000 pada pekan lalu. Beberapa orang merasa pasar bisa saja overvalued," tambahnya.

Saham-saham energi memberi topangan bagi Dow Jones. Kenaikan harga minyak memberi dorongan bagi penguatan saham-saham energi. Saham Exxon Mobil naik 2,3%, Chevron naik 1,5%.

Harga Minyak Naik

Sementara harga minyak mentah kembali naik mendekati US$ 80 per barel menelang keluarnya data cadangan minyak mingguan.

Kontrak utama minyak light sweet pengiriman Desember naik 87 sen menadi US$ 79,55 per barel. Minyak Brent pengiriman Desember juga naik 66 sen menjadi US$ 77,92 per barel.

sumber detik finance

Pengikut