ANM World Wide

ANM World Wide
Earth

Sabtu, 31 Oktober 2009

Antam Luncurkan Produk Investasi Cincin Emas Murni

Jakarta - PT Aneka Tambang Tbk (Antam) meluncurkan produk investasi emas murni (999,9) dalam bentuk perhiasan cincin. Produk ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat untuk berinvestasi emas.

"Antam berharap poduk ini dapat meningkatkan daya tarik terhadap investasi emas dan menjadi pilihan bagi masyarakat dalam melakukan investasi, khususnya investasi emas murni," ujar Sekretaris Perusahaan Antam Bimo Budi Satriyo dalam siaran pers yang diterima detikFinance , Sabtu (31/10/2009).

Peluncuran produk ini dilakukan bertepatan dengan penyelenggaraan acara "Surabaya International Jewellery Fair " di Surabaya yang akan berlangsung pada tanggal 30 Oktober sampai 2 November 2009. Pada peluncuran perdananya ini Antam menampilkan 24 desain dari 250 desain yang telah disiapkan. Peluncuran perdana ini mengusung tema "Investasi dan Gaya".

Saat ini, Antam melalui Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia (UBPP LM) telah memproduksi dan melakukan perdagangan emas murni 99,99% dengan sertifikasi London Bullion Market Association (LBMA).

Semua produk emas yang dihasilkan oleh UBPP LM dijamin keakuratannya, sehingga dapat diperdagangkan di

pasar internasional.


sumber detik finance

Jumat, 30 Oktober 2009

Rupiah Dapat Angin Segar

Jakarta - Nilai tukar rupiah kembali bergerak menguat setelah kemarin melorot hingga level 9.700-an per dolar AS. Membaiknya PDB AS kembali memicu investor untuk mencari mata uang yang berisiko namun berimbal hasil tinggi.

Pada perdagangan Jumat (30/10/2009), rupiah sudah menguat lagi ke 9.535 per dolar AS, dibandingkan penutupan kemarin di 9.610 per dolar AS.

Menurut dealer, data PDB AS yang tumbuh 3,5% diperkirakan memicu lagi aksi jual dolar. Mata uang tersebut dalam beberapa hari terakhir telah menguat setelah para investor berbondong-bondong mencari safe haven di tengah pasar finansial yang sedang 'batuk-batuk'.

Pada perdagangan di pasar New York tadi malam, dolar AS sudah bergerak melemah. Euro menguat ke 1,4833 dolar, dibandingkan sebelumnya di 1,4714 dolar.

Risk appetite investor kembali meningkat setelah pemerintah AS merilis data PDB tumbuh 3,5% melebihi ekspektasi analis yang hanya 3,2%.

"Data PDB yang lebih baik dari ekspektasi menyebabkan risk appetite melonjak," ujar Michael Woolfolk, analis dari Bank of New York Mellon seperti dikutip dari AFP.

Sumber detik finance

Pengikut