ANM World Wide

ANM World Wide
Earth

Rabu, 05 Mei 2010

IHSG Dibayangi Anjloknya Wall Street

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin akhirnya ditutup melemah meski sempat menciptakan rekor tertingginya di sesi I. Profit taking atas saham-saham berkapitalisasi besar akhirnya memaksa IHSG mendarat di teritori negatif.

Pada perdagangan Selasa (4/5/2010), IHSG akhirnya ditutup melemah 1,880 poin (0,06%) ke level 2.959,015. Indeks LQ 45 juga melemah tipis 0,317 poin (0,06%) ke level 572,215.

Namun kini IHSG kembali digerayangi sentimen negatif. IHSG diprediksi akan semakin menjauh dari titik tertingginya menyusul anjloknya bursa Wall Street. Kekhawatiran masalah krisis utang Yunani telah mendesak bursa Wall Street ke sisi negatif.

Hal itu akan memicu investor untuk melepas porfotolionya. Momentum ini juga akan dimanfaatkan investor untuk mengambil untung setelah kenaikan IHSG yang tajam sebelumnya. IHSG pada perdagangan Rabu (5/5/2010) diprediksi akan mengalami koreksi cukup besar.

Bursa Wall Street kemarin merosot tajam dengan indeks Dow Jones ambles 200 poin lebih. Investor kembali mengkhawatirkan masalah krisis utang Yunani akan menular ke negara-negara Eropa lainnya.

Pada perdagangan Selasa (4/5/2010), indeks Dow Jones merosot 225,06 poin (2,02%) ke level 10.926,77. Indeks Standard & Poor's 500 juga merosot 28,66 poin (2,38%) ke level 1.173,60 dan Nasdaq merosot 74,49 poin (2,98%) ke level 2.424,25.

Sejumlah bursa regional pada hari ini masih libur perdagangan seperti bursa Jepang dan Seoul, memperingati libur nasional.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

eTrading Securities:

Pada perdagangan hari selasa IHSG ditutup melemah 1.8 point (-0.06%) tapi IHSG sempat menyentuh 2996 yang merupakan leve resistance IHSG, setelah menyentuh aksi profit taking datang sehingga menyeret IHSG hingga melemah 1.8 point, pada hari selasa IHSG membentuk doji pada puncak sehingga harus dikonfirmasi dalam perdagangan hari ini, asing sendiri pada hari ini masih melakukan pembelian, tercatat asing melakukan net buy sebesar 204 milliar. Kisaran IHSG pada hari ini dalam kisaran 2903 – 3000.

Panin Sekuritas:

Setelah melesat mendekati level 3.000, akhirnya IHSG justru ditutup melemah tipis menyusul aksi jual terhadap saham bluechip. Gain yang terjadi pada sesi 1 perdagangan terhapus oleh sentimen negatif dari melemahnya pembukaan bursa Eropa serta harga komoditas. Kami memproyeksikan untuk jangka pendek perdagangan masih cenderung volatile. Hari ini IHSG diperkirakan akan bergerak pada kisaran support-resistance 2.920-2.982.

by detik finance

Selasa, 04 Mei 2010

Bunga KUR Turun 2%

Jakarta - Pemerintah menurunkan bunga Kredit Usaha Rakyat menjadi 22% untuk kredit di bawah Rp 5 juta dan 14% persen untuk kredit di atas Rp 5 juta. Aturan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 22/PMK.05/2010 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 135/PMK.05/2008 tentang Fasilitas Penjaminan Kredit Usaha Rakyat.

"Hal ini dilakukan untuk mendukung pelaksanaan Nota Kesepahaman Bersama tentang Penjaminan Kredit atau Pembiayaan kepada Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Koperasi (UMKM-K)," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam siaran pers di situs Kementerian Keuangan, Selasa (4/5/2010).

Ia mengatakan, salah satu pasal yang mengalami perubahan adalah ketentuan besarnya tingkat bunga kredit. Tingkat bunga kredit/margin pembiayaan untuk kredit sebesar Rp 5 juta ke bawah yang dalam PMK sebelumnya ditetapkan paling tinggi sebesar 24% efektif per tahun berubah menjadi paling tinggi 22% per tahun atau ditetapkan lain oleh Menteri Keuangan atas rekomendasi Komite Kebijakan.

Sedangkan untuk kredit di atas Rp 5 juta sampai dengan Rp 500 juta, tingkat bunga kredit atau margin pembiayaan yang dikenakan yang tadinya sebesar paling tinggi 16% efektif per tahun berubah menjadi paling tinggi 14% per tahun atau ditetapkan lain oleh Menteri Keuangan atas rekomendasi Komite Kebijakan.

"Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan kepada setiap UMKM-K tersebut dapat digunakan baik untuk kredit modal kerja maupun kredit investasi," ujarnya.

Selain itu, terdapat penambahan ayat dalam pasal 4 yang menyatakan bahwa Bank Pelaksana dapat menyalurkan KUR secara langsung kepada UMKM-K dan atau tidak langsung melalui lembaga linkage dengan pola executing atau pola channeling.

Penyaluran KUR yang telah dilaksanakan sebelum berlakunya PMK ini, tetap berpedoman pada PMK Nomor 135/PMK.05/2008 tentang Fasilitas Penjaminan Kredit Usaha Rakyat sebagaimana telah diubah dengan PMK Nomor 10/PMK.05/2009.

PMK ini mulai berlaku sejak tanggal12 Februari 2010 yaitu satu bulan sejak Addendum II Nota Kesepahaman Bersama tentang Penjaminan Kredit atau Pembiayaan Kepada UMKM-Koperasi ditandatangani

by detik finance

Pengikut